Jumat, 22 Mei 2015

BIOPORI kelompok 7



Hey hey hey pada kesempatan kali ini ane perwakilan kelompok mau nge post tentang BIOPORI nih kawans. Sebelumnya ana kenalin dulu kelompok kelompok ane.

Nama Kelompok : SEVEN NIYEN (kelompok 7)

Ketua Kelompok : ISMI SURYANIS (ini ana gan)

Anggota Kelompok :
·        ERZA RAZALIGH R.
·        NATHASA DE GRAFF
·        NAUFAL TINUR JAYA
·        YOHANA DWI ARTA


Tanggal pelaksanaan :
13 Mei 2015




Kami dari kelas XI IPA 1
Kami siswa dan siswi SMA NEGERI 8 DEPOK





1.     Apa itu biopori ?

Menurut bahasa, Biopori terdiri dari bio yang artinya Hidup dan pori yang artinya pori-pori  yang bermanfaat. Lubang Biopori adalah lubang dengan diameter  10-30 cm dengan panjang  80-100 cm yang ditutupi dengan sampah organic yang berfungsi untuk menjebak air disekitarnya serta untuk membantu pelapukan sampah organic menjadi kompos. Lubang Resapan Biopori adalah lubang yang berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah (cacing, semut, rayap-rayap) dan perakaran tanaman.
        Lubang biopori akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air. Jadi, air hujan tidak langsung masuk kesaluran pembuangan air, tetapi meresap melalui lubang tersebut. Meningkatnya kemampuan tanah dalam meresapkan air , akan memperkecil peluang terjadinya aliran air dipermukaan tanah sehingga dapat mengurangi bahaya

2.     Siapakah penemu biopori ?

Kamir R. Brata : Penemu “Lubang Resapan Biopori “

Berbeda dengan pemikiran umum yang berkembang saat ini dimana teknologi diidentikkan dengan sesuatu yang canggih, rumit, serta memerlukan biaya yang besar untuk diterapkan, Kamir Raziudin Brata justru dengan brilian mengembangkan suatu teknologi yang terlihat sederhana, murah, dan mudah dilakukan oleh setiap orang, serta multi guna. Salah satu manfaat teknologi ini yaitu mengatasi banjir. Teknologi ini dikenal sebagai teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Dinamakan biopori karena memanfaatkan aktivitas fauna tanah atau akar tanaman (bio) yang membentuk lubang-lubang terowongan kecil (pore) di dalam tanah. Peran organisme di dalam tanah itulah yang sering dilupakan dalam merancang konsep penanganan banjir. Misalkan pembuatan waduk, jika aliran air menuju waduk tersebut masih didominasi oleh aliran permukaan tanah, maka waduk tersebut akan mengalami pendangkalan yang disebabkan material erosi yang terbawa aliran permukaan tersebut.


3.     Apa saja kegunaan dan manfaat biopori ?

        ·            Memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah.
        ·            Membuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar.
        ·            Mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit.
        ·            Mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut.
        ·            Mengurangi resiko banjir di musim hujan.
        ·            Maksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah.
        ·            Mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor.




4.     Cara  membuat biopori yang sederhana :
                     
alat dan bahan :

1.     Siapkan paralon



2.     siapkan 2 tutup paralon yang sesuai dengan paralon tersebut


3.     siapkan lokasi untuk membuat lubang


4.     siapkan solder


5.     siapkan kertas ukuran 5*5 cm yang telah delaminating


6.     siapkan bambu





Langkah - Langkah:
a. potonglah pipa paralon dengan ukuran lebar 10 cm dan panjang 50 cm
b. lubangilah bagian sisi luar paralon dengan solder
 
c. lubangi tutup paralon dengan solder
d. potong bambu dengan ukuran lebar 3 cm dan panjang 50 cm dan lancipkan bawahnya

e. tempelkan kertas yang telah dilaminating di patok bambu tersebut

f. lubangilah tanah dengan bor

g. masukkan paralon kedalam lubang tanah tersebut

h. masukkan sampah organik atau dedaunan ke dalam paralon tersebut

i. tancapkan patok yang sudah ditempel kertas disamping lubang tersebut sebagai tanda



5.     biopori bisa dibuat dimana saja ?


                     Biopori baik dibuat di sekitar pohon, di antara tanah kosong antara tanaman, dan alas saluran air hujan di sekitar rumah, sekolah, dll.




Saat kamu bermalas-malasan ribuan sainganmu sedang belajar dan berusaha untuk menggapai impiannya




Daftar pustaka :
http://purnamadhewi.blogspot.com/2012/05/pengertian-biopori-menurut-bahasa.html

Kamis, 06 Desember 2012

Penantian saya

setelah sekian lama saya menanti berakhirnya ngeblog. akhirnya tugas ngeblog berakhir juga. dengan hasil yang lumayan baik :) ... awal disuruh buat blog itu saya panik sekali, soalnya ga paham tentang blog blog kan.mana disuruh entrinya minimal 20, dan pengunjungnya minimal 50. tapi setelah tau saya malah ketagihan.. hehehe... aduh bingung mau nulis apa, karna udah malem nih.. mata saya juga sudah 10 watt, udah dulu ya kapan kapan dilanjutin lagi. thank you ya yang udah baca.. i'm sorry kalau bahasaanya ga jelas.. hehehe

Sabtu, 03 November 2012

DIARI UNTUK RIN

Karya Ridho Amanatullah (Shinichi Edogawa)
Cerita ini dimulai dari adik ku yang bernama Rin. Suatu hari Rin mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia koma untuk waktu yang lama. Hari itu, hari kedua setelah Rin mengalami kecelakaan., seorang pria seumuran Rin datang menjenguk Rin. Dari parasnya sudah bisa kutebak kalau namanya adalah Shinichi, pria yang sering Rin ceritakan kepadaku.
“Anu.. nama kamu Shinichi kan ?” tanyaku padanya.
“Ya.. Mengapa kakak bisa tahu namaku ?” Tanyanya heran.
“Rin sering menceritakan tentang kamu, apakah kamu kekasih Rin?”

Setelah diam sejenak ia menjawab “Bukan.. Aku sahabatnya. Jujur aku mempunyai perasaan lebih pada Rin. Tapi, sampai ia koma sekarangpun aku belum menyatakan kepadanya” Ucapnya sambil menatap kea rah Rin yang terbaring koma.
“Kakak rasa Rin juga mempunyai perasaan yang sama kepadamu Shinichi”
“Maksud kakak ?”
“Sebaiknya kamu membaca diary yang Rin tulis ini” Ucapku sambil menyodorkan diary itu padanya.
Sejenak aku melihat Shinichi yang membaca diary tersebut terlihat sedih. Terang saja, soalnya aku tahu, diari itu berisi tentang perasaan Rin pada Shinichi selama ini.

Sejak saat itu, Shinichi selalu datang menjenguk Rin yang koma setiap hari. Sampai-sampai terkadang aku melihat dia mengerjakan tugas sekolah di ruangan Rin. Sering kuintip dari sisi pintu, Shinichi memegang tangan Rin sambil berbicara sendiri entah dengan siapa, tapi aku biarkan saja karena aku tahu Shinichi seperti itu untuk menghibur dirinya sendiri dengan cara menganggap Rin telah sadar dari komanya.

Setelah tiga bulan, akhirnya Rin sadar dari komanya. Tidak seperti biasanya, pada hari dimana Rin sadar Shinichi malah tidak datang. Padahal Shinichi tidak pernah absent mengunjungi Rin sejak hari pertama ia datang menjenguk Rin. Setelah kondisi Rin membaik, aku mulai menceritakan tentang apa yang terjadi selama tiga bulan Rin koma, termasuk perasaan dan tingkah Shinichi selama itu. Aku senang melihat Rin mulai tersenyum ketika aku menceritakan tentang Shinichi.
“Kakak tahu..? Dalam kondisi enggak sadar aku selalu merasakan Shinichi disisiku. Kami mengobrol bersama dan ia selalu mendukung agar aku cepat sembuh” Ucap Rin padaku.
“Yahh mungkin saja apa yang dilakukan Shinichi selama ini telah membantu Rin agar sadar dari komanya” pikirku.
“Kata kakak Shinichi selalu datang setiap hari, tapi mengapa aku tidak melihat dia sama sekali hari ini..?” Tanya Rin heran.
“Kakak juga enggak tahu, mungkin Shinichi ada keperluan yang enggak bisa dia tinggal. Kamu bersabar saja yahh” Jawabku. Sebenarnya aku juga merasakan ada hal yang aneh yang terjadi hari itu.

Beberapa hari telah berlalu, Rin sudah terlihat cukup sehat dan bisa berjalan. Tetapi ia terlihat sangat sedih dan kecewa karena Shinichi tidak datang sama sekali semenjak Rin sadar dari komanya. Akhinya siang itu aku memutuskan untuk mengajak Rin kerumah Shinichi untuk menemui Shinichi. Dirumahnya kami melihat seorang ibu yang terlihat sedang menangis. Dengan memberanikan diri kami menanyainya :
“Permisi.. apakah ini rumah Shinichi bu ?” tanyaku pada ibu itu.

Tetapi bukannya menjawab ibu itu malah semakin menangis dan tak berapa lama kemudian seorang perempuan keluar dan mengajak kami agag sedikit menjauh dari ibu itu.
“Kamu Rin kan ..?” Tanya perempuan itu pada Rin.
“Ya kak, Shinichi mana ? kenapa aku enggak melihatnya ?”

Sejenak aku melihat perempuan itupun menangis dan masuk kembali kedalam rumah. Beberapa saat kemudian perempuan itu keluar kembali dan menyodorkan sebuah diari yang bertuliskan “Untuk Rin” Dihalaman depannya. Samar-samar disana aku melihat bercak merah, entah apakah itu aku juga belum tahu pada awalnya
“Beberapa hari yang lalu saat Shinichi pulang dari menjenguk Rin seperti biasanya. Shinichi mengalami kecelakaan yang menyebabkan pendarahan parah pada kepalanya. Tim medis tak dapat menolong banyak dan akhirnya Shinichi meninggal pada hari itu sambil memegang Diari ini.” Ucap perempuan itu yang membuat kami sangat kaget. Kontan saja Rin yang kala itu terdiam langsung menangis sambil berteriak nama Shinichi. Akupun yang tak kuasa melihat Rin ikut menangis karena tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir aku melihat Shinichi.

Dengan berbekal alamat dan denah dari perempuan tadi, kami mengunjungi makam Shinichi. Disana kami memanjatkan doa. Tetapi Rin yang kala itu masih bersedih sama sekali tidak bisa menahan rasa tangisnya. Di makam itu Rin kemudian membuaka diari yang ia dapatkan, di diari itu tertulis persaaan Shinichi selama tiga bulan Rin koma. Dan pada tulisan terakhir nya terdapat foto Shinchi dan Rin yang dibawahnya tertulis “Ya Allah, jika nanti aku telah tiada, tolong engkau jagalah ia untuku ya allah. Pertemukanlah ia dengan lelaki lain yang bisa membuatnya tersenyum dan mencintai serta menjaganya dengan ikhlas sama seperti yang aku lakukan selama ini. Tulisan itu dibuat beberapa hari yang lalu, tepatnya hari dimana hari terkahir Shinchi datang mengunjungi Rin dan hari dimana ia meninggalkan kami semua.

-Tamat-